Sistem Ujian Nasional 5 Paket Soal

Karya Irvan Ramdanie
XII Bahasa
twit : @kaiipanBahasa

Ujian Nasional 2011 Tetap Dilaksanakan
Sistem Ujian Nasional 5 Paket Soal

Berdasarkan surat dari Kepala Bidang Pembinaan SMA dan Pendidikan Tinggi (Dikti) selaku peserta sosialiasasi kebijakan Ujian Nasional Tahun 2010/2011 diputuskan bahwa Ujian Nasional (UN) tetap dilaksanakan.

=======================================================================

KEBIJAKAN Ujian Nasional Tahun 2010/2011 mengenai dilaksanakannya UN membuat siswa-siswi khususnya di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda menjadi gelisah dan cemas. Pasalnya, UN untuk SMA dan sederajat yang dilaksanakan pada tanggal 18-21 April dikabarkan menggunakan sistem yang cukup berbeda dari tahun sebelumnya, diantaranya ialah sistem 5 paket soal.

Selain sistem 5 paket soal, kelulusan UN ditentukan oleh nilai akhir dari nilai UN yang diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP) dan nilai ujian sekolah (US) yang mengakomodir rata-rata nilai rapor semester 3 sampai dengan 5. Bobot penggabungan nilainya ialah 60% untuk UN dan 40% untuk US.

Sistem 5 paket soal telah diujicobakan pada tryout yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda pada tanggal 21-27 Februari 2011. Tak hanya itu, dalam tryout tersebut telah dicoba menggunakan 3 orang pengawas, guna mencegah dan memperkecil kesempatan mencontek dan intervensi.

Hanya saja, yang masih menjadi kelemahan dalam sistem 5 paket soal, yaitu pembengkakan biaya yang terjadi, khususnya saat pelaksanaan tryout. Masfufatul Hasanah, seorang guru dari Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda membenarkan tanggapan mengenai pembengkakan biaya yang terjadi atas sistem 5 pakel soal tersebut. Meski merepotkan, sistem 5 paket soal ini dapat membantu siswa-siswi untuk lebih percaya diri dan tidak mencontek.

Selain pihak sekolah yang mengalami kesulitan, kesulitan terbesar tentu saja dialami oleh para siswa. Pasalnya, para siswa semakin tertekan dengan adanya sistem tersebut. “Sebenarnya sangat menyusahkan, tetapi saya dan yang lainnya harus menerima hal itu,” tutur Akmal, siswa kelas XII IPA 2 Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda. Apalagi, jelas dia, seringkali terjadi ketidakseimbangan tingkat kesulitan atau kemudahan soal dari masing-masing paket. “Andai saja itu terjadi, saya merasa ini tidak adil.” tuturnya lagi.

Sementara itu, Mulawarman, salah seorang siswa SMAN 2 Samarinda kelas XII IPA 4 mengatakan, atas sistem UN tersebut bukanlah masalah yang besar baginya asalkan ada modal ilmu dan persiapan yang matang, UN dapat dijalaninya dengan lancar. Tetapi, meski sudah ada keyakinan dan persiapan yang kuat, kekhawatiran tetap ada dalam benaknya. “Khawatir gagal itu pasti ada, kan saya juga pelajar biasa. Barangkali terjadi kesalahan saat mengerjakannya.” ujarnya, saat diwawancarai pada Jum’at (18/2) di sebuah tempat makan.

“Saya berharap agar tahun depan sistem UN tidak serumit tahun ini. Walau tujuannya baik, agar tidak ada yang mencontek, tetapi jika seperti ini, tentu akan merepotkan berbagai pihak, seperti pihak guru, percetakan, ataupun siswa-siswinya. Tidak perlu diadakan 5 paket soal, seandainya moral dan pengetahuan siswa-siswinya sudah matang dan mantab, tentu intervensi dan semacamnya akan berkurang dengan sendirinya.” ujar Muhammad Ashrory Adha, siswa kelas XI Bahasa Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda, Jum’at (25/2). (van)

Irvan Ramdanie XI Bahasa
The Reporter “Jurnalistik” MAN 2 Samarinda

Sumber :
(http://www.detiknews.com/read/2011/02/24/181805/1578740/158/prof-mansyur-ramli-5-paket-soal-un-2011-perkecil-peluang-nyontek?n991103605)

Narasumber :
1. Prof Mansur Ramli, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional (Balitbang Kemendiknas).
2. Masfufatul Hasanah, S.Pd, guru Bahasa Jerman Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda.
3. Akmal, siswa XII IPA 2 Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda.
4. Mulawarman, siswa XII IPA 4 SMAN 2 Samarinda.
5. Muhammad Ashrory Adha, siswa XI Bahasa Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda.

Categories: Ilmu Kesastraan | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: